Langsung ke konten utama

Bisakah Membeli Tanah dari Sampah?

Pertanyaan yang langka sekaligus menantang.  Pertanyaan yang tidak mudah ditelusuri secara kasat mata. Juga selangka bukti dan publikasinya.
Pertanyaan itu juga menantang siapa saja. Sebab sampah berada dimana saja, karena dihasilkan siapa saja, waktunya juga kapan saja.

Dari waktu ke waktu jumlah sampah anorganik akan terus meningkat. Hal ini seiring dengan  pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan pola hidup masyarakat.

Terlebih jenis Sampah  plastik. Dari hari kehari makin tinggi potensinya. Karena penggunaan plastik sudah begitu mendominasi hampir semua jenis barang kebutuhan hidup sehari-hari.

Potensi usaha proses dan daur ulang plastik ini juga meningkat. Tinggal bagaimana mewujudkan kegiatan usaha yang berbasis penyeleamatan lingkungab ini bisa dikemas dan dikembangkan.

Perlu dukungan semua pihak untuk mendorong terciptanya lingkungan yang terbebas dari ancamam sampah platik dengan mendorong gairah usaha pengelolaan limbah ini makin berkembang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayo Berpartisipasi Menyelamatkan Bumi dari Ancaman Sampah Plastik

Membuka Layanan dan Kerjasama: 1. Edukasi & Sosialisasi Pembentukan Unit Pengelolaan Sampah (UPS) Desa, Bank Sampah Desa atau sebutan lainnya. 2. Pelatihan Teknis Pengelolaan Bank Sampah 3. Kerjasama Pemrosesan Sampah Plastik yang dihasilkan dari Bank Sampah 4. Kerjasama Pemasaran Sampah Plastik yang dihasilkan dari Bank Sampah

Profil Komunitas Peduli Sampah Lampung (KPS Lampung)

Lampung Timur Latar Belakang   Meningkatnya penggunaan kemasan plastik baik oleh perorangan, instansi, dunia usaha dan industri berpotensi meningkatkan pembuangan limbah ke lingkungan sekitar. P enanganan sampah saat ini umumnya adalah dengan membuang atau membakar sampah ini.   Dari beragam jenis sampah plastik saat ini didominasi oleh jenis plastik yang  tidak dapat diurai secara sempurna sehingga tidak ramah lingkungan. Pembuangan dan pembakaran sampah plastik secara sembarangan justru menimbulkan berbagai dampak bagi kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar. Dibutuhkan sebuah upaya pengelolaan sampah plastik mulai rumah tangga, sekolah, instansi pemerintah, BUMN, instansi pelayanan kesehatan, organisasi, dunia usaha dan industri  untuk meminimalisir dampak negatif sampah plastik bagi lingkungan sekitar dan kesehatan masyarakat. Komunitas Peduli Sampah Lampung (KPS   Lampung) adalah salah satu bentuk Gerakan Edukasi Pengelolaan Sampah...

Edukasi Sekolah Peduli Sampah

Dalam rangka meluaskan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat, KPS Lampung mepaksanakan Edukasi Sekolah Peduli  Sampah. Program ini merupakan bentuk kerjasama yang dikembangkan  Komunitas Peduli Sampah (KPS) Lampung dengan Institusi pendidikan. Pada Jumat 9 Maret  2018 Edukasi Peduli Sampah dilaksanakan di SDIT Cahaya Permata Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung  Timur. Acara ini merupakan kerjasama antara komunitas dan pihak sekolah dalam rangka mendorong kesadaran siswa siswi untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Lebih dari itu Edukasi Peduli Sampah juga perlu di tanamkan kepada setiap individu siswa agar memiliki perilaku bijaksana terhadap sampah.