Langsung ke konten utama

Postingan

Tabungan Sampah Plastik, Sebuah Gerakan Peduli Lingkungan

Sampah plastik menjadi persoalan klasik yang tidak mudah dipecahkan. Berbagai cara ditempuh untuk menanggulangi masalah sampah ini baik oleh pemerintah, swasta atau lembaga pemerhati lingkungan. Namun demikian masalah sampah tetap saja tak kunjung terselesaikan. Sehingga banyaj pihak yang mencari cara bagaimana membuat sebuah sistem pengelolaan sampah agar lingkungan dapat terjaga kebersihannya. Munculnya usaha yang bisa mendaur ulang jenis sampah plastik tertentu, tidak serta merta menjadi solusi penanganan sampah ini. Di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan pembuangan sampah seyogyanya gairah untuk meminimalkan dampak sampah plastik lebih besar. Karena dampak  negatif dari pembuangan sampah secara sembarangab bisa dirasakan langsung. Banjir, merupakan salah satu ancaman nyata bagi masyatajat yang tinggal dipemukiman padat dan berada didataran rendah. Ketika sistem drainase terganggu oleh tumpukan sampah, sudah pasti banjir bisa mengancam warga kapanpun.

Ikut meriahkan HUT RI di kampung

Aksi: 1. Menyediakan kotak sampah 2. Bersama panitia kegiatan Mengajak warga untuk membuang sampah palstik pada tempat yang twlah disediakan 3. Edukasi untuk menjaga kebersihan lingkungan 4. Melakukan edukasi melalui iklan di layar proyektor.

Peringati HUT RI 69, KPS Lampung gelar Aksi

Aksi Peduli Sampah Plastik Oleh KPS Lampung

Aksi Peduli Sampah Plastik dilaksanakan Oleh Komunitas Peduli Sampah Lampung (KPS) di halaman kantor Kecamatan Purbolinggo pada saat peringatan HUT RI ke 69 pada 17 Agustus 2014. Foto Bersama Anggota Komunitas bersama Drs. Ibnu Santoso dan Istri (Camat Purbolinggo), Sugianto HS. danIstri (Kepala Desa Tanjung), Pelda Dilly Supiyanto (Koramil Purbolinggo) menandai Aksi Peduli sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar.   Aksi Peduli Sampah Plastik di Lapangan Merdeka Purbolinggo melibatkan para pedagang yang berjualan disekitar Lapangan Merdeka Purbolinggo Aksi Peduli Sampah Plastik di Lapangan Merdeka Purbolinggo didukung oleh pelajar yang sedang menunggu giliran untuk mengikuti lomba Baris Berbaris  Aksi Peduli Sampah Plastik di Lapangan Merdeka Way Bungur  melibatkan para pedagang yang berjualan disekitar Lapangan Merdeka Way Bungur

Persiapan Aksi Peduli Sampah

Anggota dan Pengurus KPS Lampung bekerjasama dengan UPS Tanjung Keauma sedang mempersiapkan kotak sampah  jumbo untuk Aksi Pungut Sampah Plastik pada acara Karnaval HUT RI 69 di  Lapangan Merdeka Purbolinggo Lampung Timur yang akan digelar besok 16 Agustus 2014 Anggota dan Pengurus KPS Lampung bekerjasama menyelesaikan pembuatan Kotak Sampah Anggota dan Pengurus KPS Lampung foto bersama dengan Kepala Desa Tanjung Kesuma (Sugianto HS) di depan kotak sampah Jumbo

Pesiapan Aksi Peduli Sampah di Karnaval HUT RI 69 Kecamatan Purbolinggo

KPS Lampung akan mengawali kegiatan dengan melakukan Aksi Peduli Sampah dengan melakukan aksi pungut sampah plastik pada acara  karnaval HUT RI 69 di Lapangan Merdeka Purbolinggo Lampung Timur. Anggota komunitas akan mengusung KOTAK Sampah Berjalan Sepanjang rute karnaval. Kami juga mengajak  Masyarakat/penonton yg akan membuang Sampah Plastik atau Botol air minum pada saat Kontingen KPS Lampung yang melintas. KPS akan bergabung dengan Kontingen Desa Tanjung Kesuma. KPS akan menyediakan kotak Sampah Ukuran Jumbo diatas mobil.  Mohon Partisipasainya.... Trims

Siap Bekerjasama Dengan Berbagai Pihak

Membahas limbah plastik tidak ada habis-habisnya. Setiap orang pasti menggunakan benda yang terbuat dari plastik. Belanja ke warung, pasar, sampai supermarket, tak lepas dari kemasan plastik. Maka tidak heran jika setiap rumah tangga akan membuang sampah plastik dalam jumlah yg terus bertambah . Tidak berbeda dengan sekolah. Siswa, pengajar dan siapa saja yang berhubungan dengan sekolah juga memungkinkan membuang sampah plastik. Paling tidak gelas atau botol air mineral. Artinya jika akan membuat gerakan peduli sampah plastik, pihak sekolah juga bisa diajaj kerjasama mengeloka sampah plastik yang dihasilkan oleh sekolah tersebut. KPS Lampung sedang berupaya untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah mulai tingkat TK, SD,  dan seterusnya untuk bekerjasama mengelola sampah plastik ini.